Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Hallooooo.....
Setelah lem kering, langkah selanjutnya adalah isi botol dengan air mineral hingga hampir penuh kemudian tuangkan sekitar satu tutup botol bleach ke dalamnya.
Tempatkan perangkat lampu botol anda diatas atap berlubang tadi. Kemudian gunakan paku atau baut untuk mengencangkan sisi-sisi plat lampu botol dengan bagian atap anda.

Mau kasih Tips lagi nih.
Ini aku kasih tau tips
yang rumahnya suka mati lampu. Ini adalah Lampu Tenaga Surya yang bisa nyala
pada saat diruangan yang gelap. Ini adalah bahan-bahan yang diperlukan.
Pertama kali "teknologi"
ini ditemukan di Brazil oleh Alfredo Mozer beberapa tahun lalu
dan kini Filipina sedang mengembangkan konsep ini dibawah sebuah organisasi
yang bernama Isang Litrong Linawag.
Di berbagai negara berkembang,
terutama di wilayah perkampungan yang sudah sangat padat, dimana tidak ada lagi
jarak antar rumah, membiarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah melalui
jendela adalah hal yang sangat tidak memungkinkan. Dengan
memanfaatkan konsep ini anda sudah melakukan sesuatu yang baik untuk Bumi,
yaitu pemanfaatan kembali botol plastik. Sudah saatnya pula Indonesia ikut
memanfaatkan teknologi sederhana ini.
Bagaimana
cara membuat lampunya?
Pertama-tama
anda siapkan bahan-bahannya, yaitu:
·
Plat
logam yang biasanya digunakan untuk atap (biasa disebut "seng")
·
Lem
silikon atau lem yang tahan panas dan cuaca
·
Bleach atau bahan yang digunakan
untuk pemutih pakaian
·
Air
murni atau air mineral
Langkah-langkah
pembuatannya sebagai berikut:
Potong
plat yang sudah anda siapkan tadi sekitar 9 x 10 inchi dengan gunting khusus
untuk logam. Bahan ini bisa dengan mudah anda dapatkan di toko material.
Alangkah lebih baik jika anda menggunakan plat bekas yang sudah tidak terpakai
lagi. Jangan pernah memotong plat logam dengan kunting kertas, karena akan
merusak gunting itu sendiri.
Buatlah 2 buah gambar
lingkaran dengan perbedaan besar lingkaran sekitar 1-2cm. Ukuran lingkaran
dalam kira-kira seukuran dengan diameter botol yang akan digunakan, karena
nantinya botol akan dimasukkan ke lubang itu. Potong lingkaran pada sisi dalam.
Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar.
Setelah
lingkaran bagian dalam terpotong, buatlah potongan-potongan keluar dengan jarak
antar potongan sekitar 1cm. Dengan catatan tidak boleh melebihi garis terluar.
Amplas
botol bekas air minum yang sudah anda siapkan. Jangan lupa untuk melepas
labelnya. Alasan botol diamplas adalah agar mempermudah proses penempelan.
Masukan
botol yang sudah diamplas tadi ke dalam lubang plat yang sudah anda siapkan
dengan perbandingan 1/3 ukuran botol untuk sisi yang ada tutupnya (sisi bawah
botol lebih masuk). Kemudian oleskan lem dikitar lubang. Oleskan pada dua
sisinya agar kualitas daya rekatnya bagus dan terhindar dari kebocoran.
Setelah lem kering, langkah selanjutnya adalah isi botol dengan air mineral hingga hampir penuh kemudian tuangkan sekitar satu tutup botol bleach ke dalamnya.
Lampu
botol anda sudah siap digunakan. Sekarang tinggal proses instalasinya. Lampu botol ini setara
dengan lampu 55watt.
Untuk
proses instalasinya fleksibel dan menurut kebutuhan dan kondisi ditempat anda.
Yang harus anda lakukan secara garis besar adalah membuat lubang seukuran botol
juga di bagian atap yang ingin dipasangi lampu ini.
Tempatkan perangkat lampu botol anda diatas atap berlubang tadi. Kemudian gunakan paku atau baut untuk mengencangkan sisi-sisi plat lampu botol dengan bagian atap anda.
Langkah
selanjutnya adalah memberi lem disekitar sambungan tadi, agar saat hujan turun
air tidak masuk kesela-sela lubang atap anda. Pastikan semua tertutup rapat
dengan lem.
Langkah
terakhir adalah memberi lem pada tutup botol.
Demikianlah penerapan teknologi sederhana ramah lingkungan yang sudah menerangi jutaaan manusia. Sekarang giliran anda berbagi dengan orang-orang di sekitar anda supaya mereka mendapat penerangan juga tanpa harus memasang lampu dan menyalakan listrik di siang hari. Kita bisa lebih berhemat dan mengurangi emisi CO2.
Demikianlah penerapan teknologi sederhana ramah lingkungan yang sudah menerangi jutaaan manusia. Sekarang giliran anda berbagi dengan orang-orang di sekitar anda supaya mereka mendapat penerangan juga tanpa harus memasang lampu dan menyalakan listrik di siang hari. Kita bisa lebih berhemat dan mengurangi emisi CO2.

Terang jugakan hasilnya bro.. :D
Fungsi
Ctrl :
CTRL + A : Fungsi
memblok keseluruhan teks
CTRL + B :
Fungsi menebalkan teks
CTRL + C :
Fungsi meng Copy teks
CTRL + D :
Fungsi membuka menu/kotak dialog Font
CTRL + E :
Fungsi rata tengah teks
CTRL + I
: Fungsi membuat teks menjadi miring
CTRL + J :
Fungsi rata kanan – kiri pada teks
CTRL + L :
Fungsi rata kiri pada teks
CTRL + N :
Fungsi membuka dokumen baru
CTRL + O :
Fungsi membuka menu/kotak Open
CTRL + P :
Fungsi membuka menu/kotak Print
CTRL + Q :
Fungsi menghilangkan nomor urut
CTRL + R :
Fungsi membuat teks menjadi rata kanan
CTRL + S :
Fungsi menyimpan dokumen
CTRL + U :
Fungsi menggaris bawahi teks
CTRL + V :
Fungsi menampilkan hasil teks yang sudah di Copy
CTRL + W :
Fungsi menyimpan dan langsung menutup program Office yang di pakai
CTRL + X :
Fungsi menghapus teks (teks terlebih dahulu di blok)
CTRL + Y :
Fungsi mengulang kembali tulisan sesudahnya
CTRL + Z :
Fungsi mengulang kembali tulisan sebelumnya
Fungsi Alt : :
ALT + A :
(Mengaktifkan menu table)
ALT + D : (Menu Bar
Data)
ALT + E :
(Mengaktifkan menu edit)
ALT + F :
(Mengaktifkan menu File)
ALT + H :
(Mengaktifkan menu Help)
ALT + I :
(Mengaktifkan menu Insert)
ALT + L : (Posisi
kunci)
ALT + O :
(Mengaktifkan menu Format)
ALT + T :
(Mengaktifkan menu Tools)
ALT + U : (Membuka
Menu)
ALT + V :
(Mengaktifkan menu View)
ALT + W : (Mengaktifkan menu
Windows)
Langganan:
Postingan (Atom)


